PEMUDA ASHABUL KAHFI
Coba kita tanyakan kepada diri kita sendiri: Apakah kita termasuk pemuda yang beriman? Dan mengapa kita beriman?
Saya beriman kepada Allah karena Allah memerintahkan kita untuk beriman. Begitu pula sekelompok pemuda Ashabul Kahfi, mereka dengan tegas menyatakan: “Rabb kami adalah Allah.”
Di dalam Surah Al-Kahfi, dikisahkan para pemuda yang sangat teguh memegang iman mereka. Mereka hidup di tengah masyarakat yang tidak mengenal Allah, namun setiap kali ditanya, jawaban mereka selalu sama: “Tuhan kami hanyalah Allah SWT.”
Kisah ini mengingatkan kita: ketika berada di lingkungan yang sedikit orang beriman, atau bahkan dikelilingi oleh orang-orang yang bermaksiat, maka janganlah kita ikut larut atau diam. Jika memang tidak mampu mengubah lingkungan tersebut, lebih baik kita meninggalkannya.
Itulah yang dilakukan para pemuda Ashabul Kahfi. Mereka memilih meninggalkan tempat penuh kemaksiatan dan berlindung ke dalam gua. Maka, dinamakanlah surah itu dengan Al-Kahfi, yang artinya gua—tempat para pemuda beriman itu mencari perlindungan.
Pesan untuk kita semua: jadilah pemuda yang berani mempertahankan iman, meski berada di tengah masyarakat yang berbeda keyakinan. Karena pertolongan Allah selalu bersama hamba-hamba yang menjaga keimanannya.
